Program Pendekatan Pasar Untuk Mengurangi Dampak Hobi Pemeliharaan Burung terhadap Populasi Burung di Alam (2005-2008)
Market Based Approach to Reduce Impacts of Bird Keeping on Wild Bird Populations (2005-2008)
- Popularitas burung kicauan (Popularity of Song Birds)
Survai konsumen pada tahun 1999 dan 2005 menunjukkan bahwa burung adalah hewan peliharaan yang paling populer, dengan rata-rata 1 dari 5 rumah tangga memelihara burung. Kurang dari setengah burung-burung tersebut adalah hasil tangkaran sementara sisanya ditangkap dari alam.
Consumer survey on 1999 to 2005 shows that bird is the most popular pet. By average, 1 of 5 household is keeping birds. Sadly, only less than half of the bird is from captive breeding while the rest is caught from the wild.
Burung yang banyak dipelihara adalah dari jenis burung merpati dan perkutut, burung kicauan, dan burung eksotis. Burung kicauan menjadi perhatian dalam konservasi karena beberapa jenis yang populer di dalam perlombaan burung kicauan merupakan hasil tangkapan dari alam.
The most kept birds are pigeons, zebra dove, song birds, and exotic birds. Song birds become the focus in conservation given that there is a high pressure of demand for the song bird contest. And almost all of the popular species for contest supplied from the wild.
- Kondisi saat ini (Present situation)
Secara umum, ada dua pendekatan yang sering digunakan untuk mengatasi masalah perdagangan satwa liar dan sumber daya alam lainnya: 1) penegakan hukum dan pelarangan pemeliharaan yang bertujuan untuk melindungi satwa liar melalui pelarangan penangkapan ataupun pengurangan penangkapan dari alam, dan 2) pendekatan pasar yang berusaha untuk melestarikan populasi satwa liar di alam dengan cara merubah rantai pasar melalui kombinasi antara pengaturan secara sukarela dan mencari pengganti terhadap tangkapan dari alam bebas dengan cara menggalakkan penangkaran ataupun mengelola penangkapan dari alam bebas. Pendekatan yang pertama merupakan pendekatan yang paling sering digunakan di Indonesia tapi seringkali dengan tingkat kesuksesan yang masih minim sampai saat ini. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mengevaluasi dampak dan kemungkinan penerapan pendekatan pasar.
Broadly speaking, conservation responses to trade in wildlife and natural resources fall into two strategic approaches: 1) government sanctioned regulations and bans that seek to protect wild populations through limiting or curtailing off-take and 2) market-led mechanisms that seek to conserve wild populations by modifying the supply chain through a combination of voluntary regulation and substituting wild-capture/harvest with commercial breeding or managed off-take. The former is the traditional approach in Indonesia but has met with limited success to date. The aim of this project is to assess the likely impact and feasibility of a voluntary-market-led approach.
Fase pertama dari program ini bertujuan untuk untuk membangun pemahaman yang menyeluruh baik daalam hal skala pemeliharaan burung, aspek sosial, budaya dan dimensi ekonomi dari hobi ini, para pihak yang terlibat dan jaringan hobi pemeliharaan burung, serta kemungkinan untuk menggalakkan penangkaran burung dan mengintrodksi skema sertifikasi.
The first phase of the project conducted an in-depth analysis of the scale of bird-keeping, the social, cultural and economic dimensions of the hobbies, the actors and networks involved, and the feasibility of scaling up captive-breeding and introducing a certification scheme.
Hasil studi menunjukkan pentingnya hobi pemeliharaan burung di dalam budaya masyarakat perkotaan dan juga berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian di enam kota besar yang disurvey. Secara spesifik, perdagangan burung menciptakan banyak kesempatan pendapatan mulai dari pembuatan sangkar/kandang, pengumpulan bahan makan hidup dan penangkaran burung. Sayangnya, hobi pemeliharaan burung saat ini menyebabkan terjadinya penangkapan jutaan burung dari alam bebas setiap tahunnya sehingga sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan populasi burung-burung terebut di alam. Mempromosikan untuk memelihara dan menangkarkan burung asli Indonesia sebagai alternatif dari memelihara burung hasil tangkapan dari alam dapat meningkatkan nilai budaya dan ekonomi serta pada saat yang sama mengurang dampak negatif dari penangkapan di alam bebas.
The analysis confirmed the importance that bird-keeping plays in contemporary urban culture and also that it makes a significant contribution to the economies of the six cities surveyed. In particular the trade creates numerous income generating opportunities in the manufacture of cages, the collection and farming of live food and bird breeding. Unfortunately, the hobby currently leads to the capture of millions of wild birds each year which is threatening wild populations. Promoting the keeping and breeding of native songbirds as an alternative to wild-capture could enhance the cultural and economic benefits of the hobby and at the same time reduce its negative impact on wildlife.
- Menuju perubahan yang diharapkan: Tujuan kami (Making the change: Our objectives)
Organisasi-organisasi terkemuka dan individu-individu yang berkecimpung di dalam isu pemeliharaan burung dan konservasi keanekaragaman hayati saat ini sudah mulai membuka diri untuk berdiskusi tentang bagaimana caranya untuk menginisiasi perubahan sikap dan perilaku dari para pe-hobi pemeliharaan burung di Indonesia. Hasil analisa kami menunjukkan adanya tren positif yang mendukung inisiatif sertifikasi untuk mempromosikan perubahan dari burung tangkapan dari alam bebas menjadi burung hasil dari penangkaran. Tujuan besar kami adalah untuk memobilisasi dukungan ini melalui kombinasi antara: a) pengalakkan penangkaran burung, b) mengimplementasikan skema sertifikasi untuk burung-burung hasil penangkaran; c) melakukan kampanye sosial untuk memotivasi para pemelihara burung untuk membeli, memelihara dan melombakan burung-burung hasil penangkaran daripada burung hasil tangkapan dari alam bebas.
Leading organisations and individuals in the bird-keeping and biodiversity conservation circles are now talking about how to bring about this change in attitude and behaviour. Our analysis revealed positive trends in the level of stated support for a certification initiative to promote the switch from wild-caught to captive-bred birds. Our goal now is to mobilise this support through a combination of a) expanding captive-breeding, b) establishing certification schemes for captive-bred birds and c) conducting a public awareness campaign to encourage bird-keepers to buy, keep and compete captive-bred birds in preference to wild caught birds.
- Photo