Tentang BIBerita & AgendaProgramPusat DataKeanggotaanMerchandisesLinksBirdkeeping

pada



Want to know more about the Conference of Parties (COP) 13 UNFCCC in Bali click here
26 July 2008 - 2:27 am  

Last Update : 24 Juli 2008

Aquila clanga
Stat IUCN : VU


[ baca lebih lanjut ]

[ lihat daftar lengkap ]
Teknik-teknik Ekspedisi Lapangan Survei Burung
harga : 26.000,00


[ beli ]

[ lihat item lengkap ]


Edisi
2/TH.II/April 2008

[ Lihat Edisi Lainnya ]
[ Ingin Berlangganan ]
  • Ditemukan Burung Kembar Siam di Arkansas - 23-07-2008

    LITTLE ROCK — Seorang warga Arkansas yang tidak disebutkan namanya terkaget-kaget ketika menemukan sepasang burung walet kembar siam. Burung kembar yang hanya memiliki tiga kaki tersebut terjatuh di halaman rumahnya, ketika sedang berburu bersama induknya.


  • Hutan Lambusango Surga Bagi Pengamat Burung - 21-07-2008

    Kendari, (ANTARA News) - Hutan Lambusango yang terletak di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan surga bagi pengamat burung, karena dari 146 spesies burung, 40 persen adalah endemik khas Sulawesi.


  • Taman Nasional Gunung Ciremai Alami Tekanan Ekologis - 17-07-2008

    Jakarta, (ANTARA News) - Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) makin mengalami tekanan ekologis akibat desakan kebutuhan ekonomi dan kebakaran yang menyebabkan alih fungsi 2.000 ha lahan hutan menjadi lahan pertanian.


[other agenda]
  • 24-07-2008 - Mengintip Sejarah Deforestasi di Indonesia

    Pengelolaan hutan Indonesia banyak dipengaruhi oleh perubahan dinamis dalam kebijakan pemerintah dan kondisi perekonomian negara. Kebijakan pengelolaan hutan dapat dikelompokkan ke dalam empat periode, antara lain; pertama, 1950-1975, kebijakan untuk perluasan areal pertanian ke wilayah hutan, yang menyebabkan bencana alam seperti banjir, terutama di pulau Jawa, kedua, 1975-1990, kebijakan untuk menerbitkan ijin hak pengusahaan hutan, ketiga, 1990-1997, pemerintah mulai memberi perhatian pengelolaan hutan di luar kawasan hutan dan keempat, 1997 hingga sekarang, era reformasi dengan perubahan politik yang cukup signifikan setelah runtuhnya pemerintahan orde baru.

  • 18-07-2008 - Krisis Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

    Sebagai salah satu negara dengan kekayaan dan keragaman alam serta budaya yang luar biasa, patutlah kalau  Indonesia dikatakan sebagai negara mega biodiversity kedua setelah Brazil. Dengan luas daratan sebesar “hanya” 1,5% dari seluruh luas permukaan Bumi ini, Indonesia merupakan tempat yang menyumbangkan lebih dari 10% tumbuh-tumbuhan di dunia, lebih dari 10.000 spesies pohon tegak di dunia, dan sekitar 25.000 sampai 30.000 spesies tumbuhan berbunga.

  • 07-07-2008 - Kearifan Lingkungan Masyarakat Indonesia

    Kearifan lingkungan dapat diwujudkan dalam nilai sosial, norma adat, etika, sistem kepercayaan, pola penataan ruang tradisional, serta peralatan dan teknologi sederhana ramah lingkungan. Sumber daya sosial yang diwarisi secara turun temurun tersebut, pada kenyataan terbukti efektif menjaga kelestarian lingkungan, serta menjamin kelestarian lingkungan sosial.

[other artikel]
Copyrights © 2004 - Burung Indonesia