Skip to content Skip to footer

Bubut Jawa: Burung Dataran Rendah Jawa yang Kian Tergusur

Bubut jawa (Centropus nigrorufus) adalah salah satu spesies burung endemis yang hanya ditemukan di Pulau Jawa dan Bali. Dikenal dengan ciri khas bulu hitam mengkilap di bagian atas dan cokelat kemerahan di bagian bawah, burung ini memiliki panjang sekitar 45 cm. Meski memiliki penampilan yang menawan, bubut jawa kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Populasi burung bubut jawa saat ini sangat terbatas dan terus menurun. Habitat alaminya meliputi hutan mangrove, rawa-rawa, dan hutan bakau di pesisir Pulau Jawa dan Bali. Habitat ini menyediakan tempat yang ideal bagi bubut jawa untuk berburu makanan seperti serangga besar, katak, reptil kecil, dan burung kecil.

Pembangunan yang pesat di pesisir Pulau Jawa menjadi ancaman terbesar bagi burung bubut jawa. Deforestasi untuk keperluan industri, perkotaan, dan pertanian mengakibatkan hilangnya hutan mangrove dan rawa-rawa yang menjadi habitat utama burung ini. Alih fungsi lahan basah untuk dijadikan lahan pertanian atau permukiman telah mengurangi area hidup dan sumber makanan burung bubut jawa.

Butut jawa di pesisir utara Kota Kudus (Foto: Burung Indonesia/Jihad)

Polusi yang dihasilkan oleh pembangunan industri juga turut merusak ekosistem alami burung bubut jawa. Pencemaran air dan tanah mengganggu kesehatan burung ini dan mempengaruhi ketersediaan makanan. Infrastruktur seperti jalan raya dan rel kereta api menyebabkan fragmentasi habitat, memisahkan populasi burung bubut jawa menjadi kelompok-kelompok kecil yang terisolasi. Fragmentasi ini menyulitkan burung dalam mencari pasangan dan berkembang biak, serta mengurangi keragaman genetik yang penting untuk kelangsungan hidup spesies.

Menurut Badan Konservasi Dunia (IUCN), burung bubut jawa merupakan spesies burung terancam punah kategori Rentan (Vulnerable). Ini berarti bahwa spesies ini menghadapi risiko kepunahan yang tinggi dalam waktu dekat. Upaya konservasi sangat dibutuhkan untuk melindungi habitat yang tersisa dan memulihkan ekosistem yang telah rusak. Beberapa langkah konservasi telah diambil untuk melindungi burung bubut jawa. Program rehabilitasi hutan mangrove dan rawa-rawa juga penting untuk memastikan ketersediaan habitat yang memadai. Selain itu, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi burung bubut jawa juga menjadi bagian integral dari upaya pelestarian.

id_ID