Skip to content Skip to footer

Burung Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Manggarai Barat

Burung Indonesia baru saja menandatangi perjanjian kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Manggarai Barat. Kesepakatan yang berlaku hingga Desember 2020 ini dimaksudkan untuk meningkatkan sinergi kedua belah pihak dalam rangka mendukung pembangunan masyarakat dan pemerintah desa di Manggarai Barat. Kawasan Manggarai Barat, dalam hal ini Bentang Alam Mbeliling memiliki nilai yang penting secara ekologis, ekonomis, sosial, dan kepentingan keragaman hayati secara global.

Bentang Alam Mbeliling sendiri memiliki luas 94.000 Ha dan terletak di bagian barat pulau Flores dengan beragam keragaman hayati dan potensi lain. Total luas ini terbagi atas 73% hutan dan sisanya merupakan area bukan hutan. Selain hutan terdapat 28 sungai yang mengaliri bentang alam tersebut. Tak heran jika bentang alam ini menjadi penyokong sumber utama air bagi penduduk yang mendiami 36 desa di kawasan tersebut.

Sumber mata pencaharian penduduk sekitar berasal dari pertanian dan peternakan. Komoditas utama berupa cengkeh, kakao, kemiri, mete, mahoni, dan jati. Alih fungsi lahan merupakan tantangan tersendiri selain pertumbuhan populasi dan masalah kesejahteraan ekonomi penduduk.

Mbeliling juga merupakan habitat bagi 5 burung endemis Flores. Tercatat dari total 272 jenis burung yang hidup di Flores, 171 jenis burung di antaranya mendiami kawasan Mbeliling, termasuk di dalamnya elang flores dan celepuk flores yang terancam punah.

Tujuan dari perjanjian kerja sama ini yaitu meningkatkan sinergi dan kapasitas antara pihak dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa dan pemerintah desa. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan mendorong inisiasi peraturan dan kebijakan daerah dan juga lahirnya gagasan maupun inovasi baru dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan di tingkat tapak. (ARI)

id_IDIndonesian